Flange Pipa

Jual Flange Pipa Berbagai Jenis & Ukuran untuk Proyek

Butuh flange pipa untuk instalasi, proyek konstruksi, maintenance, atau kebutuhan industri? PIPA.ID menyediakan berbagai pilihan flange Weld Neck Flange, Slip-On Flange, Blind Flange, Lap Joint Flange, Socket Weld Flange, Threaded Flange, hingga jenis flange lainnya. Tersedia pilihan ukuran, material, pressure class, dan standar yang dapat disesuaikan dengan spesifikasi sistem perpipaan.

Dapatkan flange pipa berkualitas dengan spesifikasi yang sesuai kebutuhan tanpa harus bingung menentukan jenis produknya. Sampaikan ukuran pipa, jenis flange, material, pressure class, standar, dan jumlah kebutuhan kepada tim PIPA.ID. Kami siap membantu kebutuhan jual flange pipa, pengadaan flange industri, fitting pipa, valve, dan berbagai komponen perpipaan untuk proyek Anda.

 

Apa Itu Flange Pipa?

Flange pipa adalah komponen sambungan berbentuk piringan atau cincin yang digunakan untuk menghubungkan pipa dengan pipa, valve, pompa, fitting, tangki, maupun peralatan perpipaan lainnya. Sambungan flange menggunakan kombinasi baut dan gasket sehingga dapat menghasilkan koneksi yang kuat sekaligus memungkinkan sistem dibongkar kembali ketika diperlukan maintenance, inspeksi, atau penggantian komponen.

Dalam sistem perpipaan industri, pemilihan flange tidak cukup hanya berdasarkan ukuran diameter pipa. Jenis flange, material, pressure class, standar, flange face, jumlah lubang baut, serta kondisi fluida dan temperatur kerja harus disesuaikan dengan kebutuhan instalasi. PIPA.ID menyediakan berbagai kebutuhan flange pipa dan komponen perpipaan untuk proyek industri, konstruksi, utilitas, plumbing, pengolahan air, hingga sistem perpipaan bertekanan.

Fungsi Flange pada Sistem Perpipaan

Menghubungkan 2 Bagian Pipa

Flange dapat digunakan untuk menyambungkan dua bagian jalur perpipaan sehingga membentuk sistem yang dapat dibongkar kembali.

Menghubungkan Pipa dengan Valve

Valve seperti gate valve, butterfly valve, check valve, globe valve, dan jenis valve lainnya dapat menggunakan koneksi flange sesuai spesifikasi yang dibutuhkan.

Menghubungkan Pipa dengan Pompa

Flange banyak digunakan pada sisi suction dan discharge pompa untuk memudahkan pemasangan, pembongkaran, dan maintenance.

Menghubungkan Pipa dengan Equipment

Flange dapat digunakan untuk koneksi menuju tank, pressure vessel, heat exchanger, filter, strainer, dan berbagai peralatan proses.

Memudahkan Maintenance

Sambungan flange dapat dibuka dengan melepas baut sehingga komponen lebih mudah diperiksa, diperbaiki, atau diganti.

Menutup Ujung Jalur Pipa

Blind flange digunakan untuk menutup ujung pipa atau nozzle yang tidak digunakan maupun bagian sistem yang perlu diisolasi.

Jenis-Jenis Flange Pipa

Flange tersedia dalam berbagai konfigurasi. Jenis yang digunakan harus disesuaikan dengan metode penyambungan, tekanan, temperatur, diameter, material pipa, serta kebutuhan instalasi.

Beberapa jenis flange yang umum digunakan adalah:

Weld Neck Flange

Weld Neck Flange (WN) memiliki bagian leher atau hub yang memanjang dan disambungkan ke pipa menggunakan butt weld. Bentuk lehernya membantu memberikan transisi yang lebih baik antara flange dan pipa sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan integritas sambungan tinggi.

Weld neck flange banyak digunakan pada sistem dengan tekanan atau temperatur tinggi, termasuk jalur proses, industri minyak dan gas, petrokimia, pembangkit listrik, dan aplikasi industri berat.

Keunggulan Weld Neck Flange:

Slip-On Flange

Slip-On Flange (SO) dirancang agar pipa dapat dimasukkan melalui lubang flange sebelum dilakukan pengelasan. Pemasangannya relatif sederhana sehingga banyak digunakan pada sistem perpipaan umum. Slip-on flange umumnya menjadi pilihan ketika kemudahan instalasi dan biaya menjadi pertimbangan utama.

Keunggulan Slip-On Flange:

Blind Flange

Blind Flange (BL) merupakan flange yang tidak memiliki lubang tengah untuk aliran. Fungsinya adalah menutup ujung jalur pipa, nozzle, atau bagian sistem yang tidak digunakan. Blind flange juga dapat dilepas ketika sistem perlu dibuka kembali untuk inspeksi, maintenance, pressure test, atau pengembangan instalasi.

Fungsi blind flange antara lain:

Lap Joint Flange

Lap Joint Flange (LJ) digunakan bersama komponen stub end. Flange dapat bergerak atau berputar di sekitar stub end sehingga membantu proses alignment lubang baut ketika pemasangan. Jenis ini sering dipertimbangkan pada instalasi yang membutuhkan kemudahan alignment atau ketika material stub end dan flange dibuat berbeda.

Fungsi Lap Joint Flange

Socket Weld Flange

Socket Weld Flange (SW) memiliki bagian socket tempat ujung pipa dimasukkan sebelum dilakukan pengelasan. Jenis ini banyak digunakan untuk ukuran pipa yang relatif kecil dan aplikasi tertentu yang membutuhkan sambungan flange dengan konfigurasi socket weld.

Keunggulan Socket Weld Flange:

Threaded Flange

Threaded Flange memiliki ulir internal sehingga dapat disambungkan dengan pipa berulir tanpa proses pengelasan pada sambungan flange. Jenis ini dapat menjadi pilihan pada aplikasi tertentu ketika pengelasan tidak diinginkan atau tidak memungkinkan. Pemilihannya tetap harus mempertimbangkan tekanan, temperatur, jenis fluida, dan kebutuhan sistem.

Keunggulan Slip-On Flange:

Jenis Flange Berdasarkan Permukaan / Flange Face

Flange face merupakan bagian permukaan flange yang berfungsi sebagai area sealing antara flange, gasket, dan pasangan sambungannya. Jenis flange face perlu disesuaikan dengan tekanan, temperatur, material, dan kebutuhan sistem perpipaan.
Flat Face Flange (FF)

Flat Face Flange memiliki permukaan sealing yang datar dan digunakan pada sistem perpipaan tertentu. Jenis ini cocok untuk aplikasi dengan tekanan dan kondisi kerja yang sesuai spesifikasi flange.

Raised Face Flange (RF)

Raised Face Flange memiliki permukaan sealing yang sedikit menonjol dari bidang utama flange. Jenis ini umum digunakan pada sistem industri dan dipasangkan dengan gasket sesuai spesifikasi sambungan.

Ring Type Joint (RTJ)

Ring Type Joint menggunakan alur khusus untuk memasang ring gasket sebagai sealing. Jenis ini banyak digunakan pada sistem bertekanan dan bertemperatur tinggi yang membutuhkan sambungan dengan sealing lebih ketat.

Ukuran Flange Pipa

Ukuran flange umumnya berkaitan dengan NPS (Nominal Pipe Size) atau ukuran nominal pipa. Selain ukuran nominal, spesifikasi flange juga perlu mempertimbangkan diameter luar flange, bore, bolt circle diameter, jumlah baut, diameter lubang baut, dan ketebalan flange.

Referensi Husteel, misalnya, menampilkan flange mulai dari ukuran 1/2″ hingga 60″ NPS, dengan konfigurasi dan spesifikasi yang berbeda.

Untuk flange ASME B16.5, tabel dimensi harus selalu disesuaikan dengan pressure class dan ukuran NPS yang dipilih karena jumlah baut, diameter baut, bolt circle, serta dimensi flange dapat berbeda.

Contoh Spesifikasi Flange

Sebuah spesifikasi flange dapat ditulis dengan format seperti:

Weld Neck Flange, 4 Inch, Class 150, RF, ASTM A105, ASME B16.5

Artinya, flange tersebut memiliki:

  • Jenis: Weld Neck
  • Ukuran nominal: 4 inch
  • Pressure Class: 150
  • Face: Raised Face
  • Material: ASTM A105
  • Standar: ASME B16.5

Format spesifikasi seperti ini membantu menghindari kesalahan saat menentukan produk untuk kebutuhan proyek.

Jual Flange Pipa Berbagai Jenis dan Ukuran

Mencari flange pipa untuk kebutuhan proyek, instalasi industri, maintenance, atau pengadaan? PIPA.ID menyediakan kebutuhan flange dan komponen perpipaan dengan berbagai pilihan jenis, ukuran, material, pressure class, dan standar sesuai kebutuhan.

Anda dapat berkonsultasi untuk kebutuhan Weld Neck Flange, Slip-On Flange, Blind Flange, Lap Joint Flange, Socket Weld Flange, Threaded Flange, maupun jenis flange lainnya.

Sampaikan ukuran pipa, jenis flange, material, pressure class, standar, dan jumlah kebutuhan Anda. Tim PIPA.ID siap membantu mencarikan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan proyek.

Pesan flange pipa dan kebutuhan perpipaan Anda di PIPA.ID. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi produk, spesifikasi, ketersediaan, dan penawaran harga terbaik.

Mencari Produk Lainnya?

Temukan pipa HDPE, MPP, PVC, uPVC, PPR, PPR-CT, CPVC, PEX, hingga pipa telekomunikasi untuk kebutuhan plumbing, konstruksi, industri, infrastruktur, dan jaringan utilitas.

Frequently Asked Questions

Flange pipa adalah komponen sambungan berbentuk piringan atau cincin yang digunakan untuk menghubungkan pipa dengan pipa, valve, pompa, equipment, atau komponen perpipaan lainnya menggunakan baut dan gasket.

Flange berfungsi sebagai sambungan pipa yang dapat dibongkar, menghubungkan pipa dengan equipment, valve, pompa, serta menutup ujung jalur menggunakan blind flange.

Jenis flange yang umum antara lain Weld Neck, Slip-On, Blind, Lap Joint, Socket Weld, Threaded, Long Weld Neck, dan Orifice Flange.

Weld Neck Flange adalah flange dengan leher yang disambungkan ke pipa menggunakan butt weld. Jenis ini banyak digunakan pada aplikasi yang membutuhkan integritas sambungan tinggi.

Slip-On Flange adalah flange yang dipasang dengan memasukkan pipa melalui bore flange kemudian dilakukan pengelasan sesuai prosedur yang ditentukan.

Blind flange digunakan untuk menutup ujung pipa, nozzle, atau bagian sistem perpipaan yang tidak digunakan atau perlu diisolasi.

Fitting digunakan untuk mengubah arah, ukuran, percabangan, atau konfigurasi jalur pipa, sedangkan flange terutama digunakan untuk membuat sambungan yang dapat dibongkar antara pipa dan komponen lainnya.

Class 150 merupakan salah satu pressure class dalam sistem standard ASME. Rating tekanan aktual tidak boleh disamakan secara sederhana dengan angka 150 psi karena bergantung pada material dan temperatur kerja.

RF atau Raised Face adalah konfigurasi permukaan flange dengan area sealing yang dibuat menonjol dari bidang utama flange.

Tidak. Flange harus kompatibel berdasarkan ukuran, standar, pressure class, bolt pattern, flange face, bore, dan spesifikasi lainnya.

Tentukan ukuran pipa, jenis flange, material, pressure class, flange face, standar, temperatur, tekanan, jenis fluida, serta kebutuhan gasket dan bolting sebelum melakukan pembelian.